Anda mungkin pernah sakit hati lantaran pasangan pernah merusak
kepercayaan yang sudah Anda berikan. Entah itu sebuah kebohongan kecil
atau sederhana, rasa sakit itu pasti muncul. Lantas sampai kapan Anda
menyimpan rasa sakit hati Anda? Daripada terus-terusan sakit hati lebih
baik Anda belajar lagi membangun sebuah kepercayaan. Berikut tips agar
percaya pada suatu hubunga.
Kepercayaan diri
Langkah pertama dan paling penting untuk mempercayai seseorang lagi
adalah percaya diri. Anda tahu perasaan yang mendalam ketika bertemu
seseorang yang baru saja menyakiti Anda? Perasaan yang memberitahu Anda
bahwa mungkin dia bukan orang terbaik di luar sana? Kemungkinan seperti
itu sebaiknya dihapus dan yakin dengan keputusan Anda untuk memberinya
kesempatan kedua.
Marah kemudian terbuka
Anda telah terluka jadi Anda diperbolehkan untuk marah. Anda
diperbolehkan untuk menjadi marah besar. Namun pada akhirnya Anda akan
sampai pada titik di mana Anda siap dan bersedia untuk belajar percaya
lagi. Waktunya akan datang selama Anda terbuka untuk menyambut seseorang
yang baru dalam hidup Anda.
Berpikiran positif
Sangat penting untuk menyadari bahwa hanya karena ini terjadi pada
Anda sekali tidak berarti itu akan terjadi pada Anda lagi. Jangan pernah
menganggap hubungan baru atau kembali hubungan yang lama nantinya akan
berakhir dengan cara yang sama. Pikiran negatif dan keyakinan seperti
ini membuat Anda makin terpuruk serta mengurangi kebahagiaan hubungan
Anda.
Bersabar
Membangun kembali kepercayaan membutuhkan waktu. Jangan berharap hal
itu terjadi dalam semalam. Ini adalah proses yang lambat dan bertahap.
Tapi akhirnya, dengan waktu dan kesabaran, kepercayaan akan kembali dan
Anda akan mendapat pelajaran berharga tentang suatu hubungan.
Anda boleh sakit hati, namun segera hilangkan rasa sakit Anda agar tidak merusak kebahagiaan Anda selanjutnya.
Wednesday, 8 May 2013
Cara Mengembalikan Kepercayaan Setelah Dikhianati
Diposkan oleh Unknown di 19:28:00Benarkah Cemburu Itu Tanda Bukti Cinta?
Diposkan oleh Unknown di 19:17:00"Benar lho Lex, cemburu adalah tanda cinta!" demikian salah satu
bunyi ketololan yang sering tersebar. Kita dikelilingi orang (tolol)
yang setiap saat mengingatkan kecemburuan adalah bukti rasa sayang dan
kepedulian, baik itu orangtua, sahabat, bahkan bisa jadi pasangan kita
sendiri. Dan tentu saja para motivator (baca: tukang dongeng) pun
ikut-ikutan membual mitos pembodohan yang sama.
WARNING: Jika Anda lebih suka dibuai mimpi dan ketololan yang sering
disuarakan para motivator, tutup artikel ini sekarang juga.. karena
berbahaya bisa membuat mata Anda terbuka, logika Anda berjalan, dan
hubungan cinta Anda jadi lebih dewasa bahagia.
Bersiaplah, sekolah cinta dimulai.. simak baik-baik, jangan follow saya di twitter dulu!
FAKTA 1: Cemburu Itu Negatif!
Beberapa orang mungkin skeptis, "Halah siapa sih Lex itu?! Sok tau banget dia! Ngapain juga harus denger apa kata dia?!" Ya sudah, Anda tidak perlu dengar apa kata saya. Simak saja baik-baik apa kata beberapa kamus tentang cemburu:- English Wikipedia: jealousy adalah pikiran negatif, rasa takut, dan kecemasan akan kehilangan sesuatu..
- Dictionary.com: cemburu adalah ketakutan atau kecurigaan akan adanya ancaman, persaingan, ketidaksetiaan..
- Kamus Besar Bahasa Indonesia: cemburu adalah keirihatian, kesirikan, kecurigaan, kekurangpercayaan..
- Kamus Sinonim Indonesia: cemburu adalah berprasangka, sirik, panas hati..
- Kamus Melayu: cemburu adalah iri hati, curiga, berjaga-jaga..
- Kamus Mandarin: cemburu adalah chi cù yang terjemahan langsungnya adalah 'meminum air cuka'..
Lalu kok Anda bisa-bisanya menganggap cemburu sebagai tanda bukti yang positif dari perasaan cinta dan kasih sayang?!?
Dasar tolol.
FAKTA 2: Cemburu Itu Ketakutan!
Cemburu bukanlah sebuah perasaan tapi kombinasi banyak perasaan negatif yang tercampur aduk jadi satu, seperti Anda sudah lihat dari deskripsi di bagian sebelumnya. Wikipedia mencatat bahwa kecemburuan melibatkan rasa kesal, iri, kaget, sirik, gagal, curiga, dengki, kecewa, jijik, dsb. Dan akar utama yang mengikat semua emosi itu menjadi satu adalah rasa takut, bukannya cinta. Coba ingat terakhir kali Anda merasa cemburu. Itu pasti saat hati Anda sedang dibayangi oleh ketakutan tertentu, bukannya saat hati Anda sedang penuh kebahagiaan cinta.Saat awal berpacaran, seluruh bunga asmara dan cinta yang bersemi membuat Anda kuat dan tidak punya waktu untuk cemburu. Anda sangat percaya diri sehingga bisa mempercayai pasangan, menyayanginya, memahaminya, mengayominya, memaafkan kesalahannya, menyediakan penyesuaian dan kelonggaran padanya, dan melalui segala halang rintangan. Itulah cinta, sebuah kondisi yang membuat Anda mabuk tenggelam dalam lautan kepositifan. Cemburu sulit timbul saat Anda berlayar menikmati ombak biokimia cinta, karena cinta selalu penuh kekuatan dan keberanian yang meredakan ketakutan (baca: kecemburuan).
Saat penuh cinta, Anda bisa ikut bahagia dan bercanda jika melihat kekasih yang asyik chatting dengan seseorang di handphone-nya. Saat penuh cinta, Anda sangat mendukung kekasih untuk sibuk dengan pekerjaan dan pergaulannya. Saat penuh cinta, Anda bangga melihat kekasih bisa bersahabat dengan para mantan dan penggemarnya di social media. Cinta memampukan Anda untuk memahami dan mempercayai kekasih sepenuhnya.
Justru ketika Anda tidak fokus mencintai, memahami, dan mempercayai, benih cemburu itu mulai bertumbuh. Kekasih senyum-senyum chatting dengan seseorang, Anda merasa panik cemas. Kekasih sibuk di dunianya sendiri, Anda merasa pahit kecut. Kekasih bersahabat dengan banyak lawan jenis lainnya, Anda merasa ditinggal disaingi. Semakin Anda meladeni cemburu itu, semakin Anda sulit merasakan cinta.
Kekasih tiba-tiba romantis dan hangat, Anda takut dia sedang menutupi sesuatu. Kekasih terasa berjarak dan dingin, Anda takut dia menyimpan selingkuhan hati lainnya. Kekasih berjanji berubah memperbaiki sikap agar Anda tidak cemburu lagi, tapi Anda tetap takut dia melakukannya cuma karena diminta. Takut ini, takut itu, takut sana, takut sini. Perlahan tapi pasti, cemburu (atau disebut sang monster bermata hijau oleh Shakepeare) menggerogoti kemampuan Anda untuk mencintai.
Cinta beri kekuatan, cemburu beri ketakutan.. jelas cemburu tidak sama dengan cinta!
FAKTA 3: Cemburu Itu Insekyur!
The Handbook of Sexuality in Close Relationships menyatakan, "Jealousy is conceptualized as a cognitive, emotional, and behavioral response to a relationship threat." Jadi ketakutan dan kenegatifan yang timbul saat cemburu merupakan emosi Anda menghadapi hubungan yang mungkin terancam, atau istilah kerennya insecure.Dalam kelas HitmanSystem.com, saya menjelaskan detil bagaimana Anda merasa terancam kehilangan kenyamanan hubungan atau figur kekasih yang sudah Anda investasikan banyak energi, waktu, biaya, dsb padanya. Dengan kata lain, cemburu adalah takut merugi kehilangan semua nilai yang pernah Anda keluarkan. Cemburu itu lebih dekat ke urusan perhitungan daripada urusan percintaan.
Nah karena cemburu berakar negatif, kebanyakan orang pun jadi bersikap negatif saat cemburu. Rasa insekyur membuat seseorang jadi berusaha mengamankan kekasihnya dengan cara-cara yang negatif. Misalnya jadi dingin pedas, sensitif, mencurigai, diam-diam menginvestigasi, posesif, melarang ini-itu, bahkan sering juga sampai melukai kekasih dan pihak-pihak yang mengancam lainnya.
Setiap hari Anda bisa melihat segudang berita kriminal yang terjadi atas nama kecemburuan. Jelas selain rasa cemburu bukan berasal dari cinta, cemburu juga malah membuat Anda berhenti mencintai dan mulai menyakiti hubungan dengan kekasih!
"Tapi tunggu dulu Master Lex," sebagian orang menyanggah, "Kalau ga ngerasa cinta, ga mungkin ada bersikap cemburu kan? So cemburu insekyur itu timbul karena perasaan benar-benar menyayangi seseorang, ya kan?"
Logika tolol! Cemburu muncul dari rasa terancam kehilangan, tanpa ada korelasi dengan seberapa besar kadar cinta yang Anda miliki. Anda tidak mencintai pun tetap bisa merasa terancam jika kehilangan sesuatu.
Analoginya begini: Anda kesal jenuh mau buang sebuah gadget yang jelek usang dan berencana beli gadget baru. Lalu bayangkan gadget yang sudah siap dibuang dan tidak diinginkan itu tiba-tiba hilang dicuri orang. Anda pasti akan tetap diserang bad mood, perasaan marah, dan juga sedih kehilangan.
Demikian juga dengan cemburu. Tidak ada hubungannya dengan cinta. Sayang atau tidak sayang, kita tetap merasa terancam jika kehilangan apa yang kita miliki, apalagi jika kita sudah melalui (baca: menghabiskan) banyak hal dengannya. Anda bisa saja setengah hati mencintai kekasih, tapi jika melihat dia dan lawan jenis lain bercanda bahagia, Anda merasa total insekyur tidak mau kehilangan dia. Anda juga bisa terpaksa menikah dengan orang yang dijodohkan keluarga, dan akan tetap merasa cemburu mendengar pasangan akrab dengan sekretarisnya. So cemburu tidak dipengaruhi oleh kadar cinta, karena cemburu itu murni soal merasa terancam.
Ayo jawab jujur, apakah cinta membuat Anda merasa terancam? Kalau Anda jawab ya, Anda punya masalah besar.. segera atur sesi konseling dengan saya! Tapi kalau Anda jawab tidak, seharusnya Anda sekarang sepenuhnya setuju bahwa cemburu BUKAN tanda, bukti, ataupun bagian dari cinta.
Ada yang mengatakan "Cemburu mengandung 20% berharap, 30% sayang, dan 50% cinta!" Saya jawab pendek saja, "Otak yang berpikir begitu mengandung 20% trauma, 30% pembodohan media, dan 50% ketololan!"
Thursday, 11 April 2013
3 Rahasia Terhindar Dari Pemberi Harapan Palsu!
Diposkan oleh Unknown di 21:21:00
Apakah hati Anda pernah disinggahi oleh Pemberi Harapan Palsu?
Saya baru mengetahui istilah PHP sekitar satu tahun belakangan ini karena ucapan beberapa rekan di social media. Pertama kali mendengarnya, saya tertawa geli karena berpikir orang-orang pasti sedang bercanda membuat-buat istilah dan fenomena itu. Tapi seiring waktu berjalan, saya sadar bahwa ada banyak sekali orang yang menganggap hal ini serius dan bahkan mengaku sering jadi korban PHP.
Jujur itu konyol sekali. Jadi sekarang saya mau bagikan 3 buah tips yang keterlaluan logis simpel agar Anda bisa dengan sangat mudah terhindar dari kekonyolan ini.
Jangan cepat serius! Walau belum lama berkenalan dengan Bob, Anna sudah merasa sangat akrab dan sudah mengenalinya bertahun-tahun yang lalu. Bukan cuma seolah memahami masa lalunya, Anna juga sering membayangkan bagaimana mereka bisa saling melengkapi satu sama lain dalam pernikahan di masa depan. Semua itu didasarkan dari obrolan PDKT yang manis menyenangkan hampir setiap harinya selama dua minggu terakhir via online messenger dan social media. Suatu hari Bob menghilang tanpa kabar sekian waktu lamanya dan tiba-tiba upload foto janur kuning di Instagram, Anna pun berteriak kesakitan sambil memasang bendera kuning PHP di tiang listrik depan rumah.
Saat PDKT, Anda seharusnya rileks bebas santai tanpa motif apa-apa, bukan serius mempertimbangkan segala sesuatu dan mempersiapkan keluarga masa depan. Keseriusan Anda-lah yang membuat Anda tertipu oleh bayangan ekspektasi Anda sendiri. Keseriusan Anda-lah yang membuat Anda jadi lemah terhadap perilaku romantis dan ucapan indah si gebetan. Singkatnya, Anda adalah magnet penarik para pelaku PHP ketika Anda bersikapToo Fast Too Serious. So santailah, lakukan pendekatan sebagai pergaulan, bukannya sebagai prosedur pernikahan.
Miliki segudang pilihan lain! Felice adalah satu-satunya wanita yang paling memenuhi seluruh kriteria wanita idaman Alex. Tapi bukan itu saja, Felice juga satu-satunya wanita yang Alex kenal dan dekat secara pribadi. Awal perkenalan terjadi karena insiden tak disengaja beberapa bulan yang lalu, dan semenjak saat itu mereka jadi akrab karena Felice berkali-kali mengajak Alex keluar untuk curhat sakit hati dan trauma cintanya. Tidak heran Alex jatuh hati, dan terkejut setengah mati ketika suatu hari wanita idamannya itu berkata di chatting, “Lex, ada good news nih: ternyata selama ini gue salah, gue bukan ga bisa jatuh cinta tapi cuma belum nemu cowo yang tepat.. makasih ya, bro!”
Kalau Anda tidak punya alternatif gebetan-gebetan lain dalam PDKT, wajar saja Anda akan terbawa serius mengidolakan si satu-satunya gebetan yang ada itu. Kalau tidak punya pilihan lain, Anda jadi menganggap apapun sikap si dia sebagai tanda spesial bahwa dia menginginkan Anda. Kebaikannya, ajakannya, pujiannya, segala sesuatu yang dia lakukan Anda nikmati sebagai harapan positif. Padahal kalau saja Anda punya beberapa gebetan lain, Anda jadi terbiasa menanggapi perilaku-perilaku tersebut tanpa jadi bermimpi kemana-mana dan merasa di-PHP-in. So bergaullah sebanyak mungkin hingga terkumpul 50 First Dates.. malah kalau bisa dengan 50 orang yang berbeda.
Jangan murahan meladeni perasaan! Andrea dan Leo adalah rekan sekantor yang baru belakangan ini jadi akrab karena ditugaskan sebagai satu tim. Leo sangat berpengalaman dan cekatan membantu Andrea yang tergolong introvert dan masih junior di sana. Kekaguman Andrea pada Leo tidak hanya sebatas area profesi, tapi juga pada kepribadiannya yang lucu, hangat, dan tidak suka jaim. Tidak jarang Leo membelikan Andrea menu makan siang yang unik, atau mengantar Andrea pulang saat sama-sama lembur, atau berkali-kali dengan santai minum air dari gelas di meja Andrea. Hari demi hari Andrea makin terpikat Leo, sampai suatu hari Leo membatalkan janji lembur, dijemput seorang wanita bernama Felice dan bergandengan keluar menuju resepsi pernikahan teman lama mereka, Bob. Jelas Andrea langsung patah hati dan menuliskan chat, “Benar katamu, semua cowok itu sama: bajingan!” pada adiknya yang memang masih berduka, Anna.
Sesungguhnya Anda akan sering merasa korban PHP ketika Anda terlalu kesepian, haus perhatian, dan butuh kehangatan, ataupun ngarep mupeng minta dikawinin. Artinya bukan karena ada banyak orang yang melakukan PHP, tapi karena Anda murahan menanggapi perasaan dan kepedulian orang lain. Misalnya ketika dia sopan baik pada Anda, atau ketika dia bilang Anda orang yang sangat menarik, atau ketika teman-temannya sangat cepat akrab dengan Anda. Jarang sekali PHP terjadi karena ada janji-janji, biasanya karena Anda sendiri yang norak suka mengartikan perasaan ini-itu dalam perilakunya. So kendalikan perasaan Anda sendiri agar tidak terpancing ke dalam keindahan 500 Days Of Summer yang segera berubah jadi kekecutan 500 Days Of Galau.
Dalam pelatihan Hitman System, para peserta pria dan wanita diajarkan berbagai cara menghindari kebiasaan menganalisa karena bisa memicu hal-hal di atas. Pelaku Pemberi Harapan Palsu yang perlu Anda waspadai tidak ada di luar sana.. melainkan ada di dalam otak dan hati Anda! Anda dan pemikiran Anda-lah yang kerap kali membuat Anda jadi GE-ER merasa sedang ditawarkan sesuatu oleh orang yang Anda sukai. Karena seringkali yang terjadi adalah si dia tidak memberikan apapun, Anda saja yang suka sibuk berharap sendiri.
Saatnya introspeksi diri!
Jauhi 6 Sikap Ini Agar Makin Disayang Pasangan
Diposkan oleh Unknown di 21:11:00
Ketika Anda merasa hubungan asmara berjalan baik-baik saja, namun tiba-tiba kekasih memutuskan hubungan percintaan tanpa sebab yang jelas. Tentu akan banyak hal berkecamuk di pikiran Anda. Perpisahan tidak selalu terjadi karena salah satu dari pasangan berselingkuh atau pertengkaran yang terus menerus.
Ada sejumlah alasan yang bisa membuat pria meninggalkan kekasihnya, yang mungkin tidak Anda duga dan sadari. Apa sajakah itu?
1. Posesif
Pria tidak suka jika Anda mulai membatasi ruang geraknya dengan melarangnya untuk pergi bersama teman atau mewajibkannya ‘melapor’ dengan lengkap selengkap-lengkapnya "dimana-kemana-dengan siapa-apa yang kamu lakukan-pulang jam berapa..blablabla" tiap kali bepergian. Dibanding harus menaruh curiga yang berlebihan, lebih baik Anda belajar tentang kepercayaan jika tidak ingin pria yang Anda cintai meninggalkan Anda.
2. Egois
Jangan memaksakan pasangan untuk terus-menerus mengikuti segala keinginan Anda saat sedang berselisih paham. Jangan juga memintanya untuk mengikuti semua kegiatan atau hobi yang Anda miliki, kecuali jika ia juga menikmatinya. Anda dan pasangan memiliki hobi dan minat masing-masing, hargai itu maka hubungan percintaan Anda akan tetap bahagia. Lebih baik saling mempelajari interest masing0masing agar pasangan merasa anda memang menghargai dan saling menerima.
3. Lebih Mempercayai Teman Wanita
Tidak ada salahnya sering pergi keluar untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman wanita Anda. Merupakan hal yang wajar jika Anda berbagi tentang kehidupan percintaan dan konflik yang Anda alami dengan mereka. Yang menjadi masalah bagi pria adalah, jika Anda terlalu mendengarkan apa yang dikatakan teman-teman wanita dan mulai tidak mendengarkan atau memercayai apa yang dikatakan pasangan.
4. Mengritik Pedas
Anda tidak perlu memperlakukan si dia layaknya anak kecil atau orang yang tidak dapat melakukan apa-apa, karena kebanyakan pria tidak suka dianggap lemah, meskipun kadang-kadang memang perlu memperlakukan pria anda seperti baby boy berumur 8 tahun..pria suka dimanja
Tidak ada orang yang ingin dikritik terus-menerus. Jika Anda merasa ada perilaku dari pasangan yang perlu diubah, katakan padanya dengan baik-baik dan sopan tanpa harus melontarkan kritikan pedas.
5. Anda Berubah
Tidak menutup kemungkinan jika setiap orang berubah seiring berjalannya waktu. Namun, merupakan suatu bencana tersendiri jika pasangan menganggap Anda berubah dan tidak sama seperti dulu. Misalnya, dulu Anda merupakan wanita yang atraktif, menarik, pengertian dan menerima pria tersebut apa adanya. Namun sekarang Anda menjadi wanita yang murung, penuh dengan sikap negatif, dan terkadang tidak perhatian lagi terhadap pasangan. Hal tersebut tentu saja dapat membuat pria berpikir untuk mengakhiri hubungan percintaannya dengan Anda.
6. Tidak Suka dengan Teman-temannya
Jika Anda kurang menyukai teman-temannya, jangan tunjukkan sikap tersebut di depan pria anda. Teman-temannya kemungkinan telah mengenal si dia jauh sebelum Anda mengenalnya. Jika Anda berusaha menghancurkan hubungan mereka, tidak menutup kemungkinan Anda yang akan ditinggalkan oleh pasangan. Jangan buru-buru nyatakan perasaan cemburu, bicaralah baik-baik padanya dan katakan apa yang Anda rasakan dan inginkan darinya. Komunikasi adalah salah satu jalan untuk menjaga hubungan anda tetap baik.
3 Kunci (Paling) Rahasia Jadi Romantis
Diposkan oleh Unknown di 21:10:00
Apakah Anda merasa diri kurang romantis? Atau dianggap kurang romantis?
Tidak usah bersedih karena romantisme bukanlah sesuatu yang alamiah ada dalam diri manusia. Sama seperti akting, bernyanyi, atau menari, romantisme merupakan seni teatrikal yang perlu dipelajari dan dilatih agar bisa dipertunjukkan dengan memuaskan. Jadi seseorang yang dianggap tidak romantis itu bukan karena dia tidak peduli, tidak sayang, ataupun berkepribadian dingin. Melainkan cuma orang yang tidak tahu caranya untuk bermain dalam teater romantis.
Berikut ini saya share tiga prinsip penting dalam menampilkan keromantisan.
Bersedia dangkal dan norak. Ada banyak hal yang memiliki nilai romantis secara intrinsik alias memang sudah dari sananya memang dianggap romantis. Misal: sesuatu yang mungil, lucu, atau manis (boneka, coklat, bunga, cupcake, perhiasan, panggilan mesra, pita-pita, apapun yang berbentuk hati), efek suasana dan cahaya (makan malam berdua, nyala lilin, sunset atau sunrise, musik di latar belakang), prakarya pribadi (lukisan, surat tulisan tangan, kompilasi foto, puisi, ungkapan sayang, bernyanyi). Jika Anda ingin romantis, Anda harus bersedia ikutan dangkal dan norak seperti milyaran orang lainnya di dunia memainkan hal-hal di atas. Jangan sombong atau malas, karena kualitas hubungan Anda juga dipengaruhi hal-hal kecil tersebut.
Sungguh Anda tidak perlu berpikir keras ingin tampil beda karena romantisme hanya mempedulikan ada atau tidaknya usaha. Dalam pertunjukan romantisme, keunikan atau perbedaan tidak begitu dipandang sebagai nilai tambah. Jangan sok beda dengan menciptakan standar romantis Anda sendiri, bisa-bisa itu malah jadi tidak romantis di mata pasangan dan pasangan pun malu menceritakan pada teman-temannya. Romantisme itu sudah ada standarnya, so ya tinggal memainkan template-template yang ada. Ayo mainkan, bro sis, mainkan.. jangan sok anti mainstream. Romantisme itu (mengikuti) aliran, bukannya perjuangan!
Menciptakan dunia sendiri. Apa hal yang sering dikomentari ketika melihat pasangan yang romantis? Biasanya orang akan dibilang, “Gile, dunia serasa milik berdua!” Nah prinsip itulah rahasia kedua untuk menghadirkan keromantisan. Pasangan Anda perlu untuk sementara waktu merasa jadi fokus lengket pada Anda sehingga dia merasa terpecah, terpisah, terasingkan dari hal-hal lain di sekitarnya. Berbagai kedangkalan dan kenorakan di poin sebelumnya adalah cara yang paling mudah, karena dia langsung merasa jadi pusat perhatian tidak memusingkan hal lain saat bersama Anda.
Selain hal-hal intrinsik itu, ada juga cara-cara lain yang romantis secara ekstrinsik. Misalnya: memberi waktu, kepedulian, hadiah, kehangatan, pujian, dukungan, kemanjaan, bersuapan, kehadiran, candaan pribadi, menggendong, public display of affection, dsb. Hal-hal tersebut sebenarnya biasa saja, tidak spesial sama sekali. Tapi mereka jadi bernilai romantis spesial jika dilakukan oleh seseorang yang disayangi. So luangkan waktu untuk menyirami perlakuan-perlakuan yang-sebenarnya-biasa-saja itu pada pasangan Anda, apalagi di saat dia tidak menduganya. Walau ada ramai puluhan pasangan melakukan hal yang persis sama di sebelahnya, dia tetap tersentuh seolah dunia hanya ada kalian berdua saja. Ironis, tapi romantis.. hahahaha!
Tidak sepanjang waktu. Ini kunci terakhir yang membuat romantisme ada nilainya, yaitu Anda tidak boleh selalu perhatian, peduli, hangat, memanjakan, atau melakukan semua hal-hal yang sudah tersebut di atas pada pasangan. Jangankan selalu-romantis, sering-romantis pun tidak boleh. Pertunjukan romantis harus dilakukan sejarang mungkin agar terjaga kesakralan dan artinya. Jika selama ini Anda dan pasangan terbiasa selalu bersikap seolah dunia milik berdua, alias berduaan terus, ya wajar tinggal tunggu waktu dia komplen Anda tidak romantis (padahal Anda sudah romantis sepanjang waktu!). Menu sespesial semahal seelit seeksklusif apapun, jika disajikan setiap hari, jadi hilang spesialnya.
Jadi ada tiga hal yang perlu Anda lakukan berdasarkan prinsip ketiga ini. Pertama, jika selama ini Anda terbiasa selalu manis pada pasangan, hentikan sekarang juga! Kedua, jika Anda selama ini memang (dituduh) tidak manis romantis, saatnya mulai merencanakan hal-hal yang saya jelaskan di poin satu dan dua. Ketiga, atur agar drama romantisme itu terjadi di saat-saat yang tidak dia duga. Aksi romantis sesederhana sekecil senorak sebiasa apapun, jika disajikan tanpa terduga, jadi spesial rasanya.
Saat dilakukan, durasi romantisme juga tidak boleh terlalu mewah panjang lebar. Lakukan kecil saja, seolah tiba-tiba dia diculik melarikan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari untuk menikmati sesuatu yang manis dari Anda, lalu dia mesti kembali ke dunia nyata yang dingin dan membosankan. Itulah seni teatrikal romantisme, persis seperti Anda sesekali pergi ke bioskop untuk menikmati pertunjukan yang megah terpisah dari dunia nyata. Bukan perilakunya yang unik spesial, tapi karena Anda-nya adalah orang yang spesial jadi apapun yang Anda lakukan jadi terasa spesial olehnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)