Thursday, 11 April 2013

Jauhi 6 Sikap Ini Agar Makin Disayang Pasangan


Ketika Anda merasa hubungan asmara berjalan baik-baik saja, namun tiba-tiba kekasih memutuskan hubungan percintaan tanpa sebab yang jelas. Tentu akan banyak hal berkecamuk di pikiran Anda. Perpisahan tidak selalu terjadi karena salah satu dari pasangan berselingkuh atau pertengkaran yang terus menerus.
Ada sejumlah alasan yang bisa membuat pria meninggalkan kekasihnya, yang mungkin tidak Anda duga dan sadari. Apa sajakah itu?
1. Posesif
Pria tidak suka jika Anda mulai membatasi ruang geraknya dengan melarangnya untuk pergi bersama teman atau mewajibkannya ‘melapor’ dengan lengkap selengkap-lengkapnya "dimana-kemana-dengan siapa-apa yang kamu lakukan-pulang jam berapa..blablabla" tiap kali bepergian. Dibanding harus menaruh curiga yang berlebihan, lebih baik Anda belajar tentang kepercayaan jika tidak ingin pria yang Anda cintai meninggalkan Anda.
2. Egois
Jangan memaksakan pasangan untuk terus-menerus mengikuti segala keinginan Anda saat sedang berselisih paham. Jangan juga memintanya untuk mengikuti semua kegiatan atau hobi yang Anda miliki, kecuali jika ia juga menikmatinya. Anda dan pasangan memiliki hobi dan minat masing-masing, hargai itu maka hubungan percintaan Anda akan tetap bahagia. Lebih baik saling mempelajari interest masing0masing agar pasangan merasa anda memang menghargai dan saling menerima.
3. Lebih Mempercayai Teman Wanita
Tidak ada salahnya sering pergi keluar untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman wanita Anda. Merupakan hal yang wajar jika Anda berbagi tentang kehidupan percintaan dan konflik yang Anda alami dengan mereka. Yang menjadi masalah bagi pria adalah, jika Anda terlalu mendengarkan apa yang dikatakan teman-teman wanita dan mulai tidak mendengarkan atau memercayai apa yang dikatakan pasangan.
4. Mengritik Pedas
Anda tidak perlu memperlakukan si dia layaknya anak kecil atau orang yang tidak dapat melakukan apa-apa, karena kebanyakan pria tidak suka dianggap lemah, meskipun kadang-kadang memang perlu memperlakukan pria anda seperti baby boy berumur 8 tahun..pria suka dimanja  Tidak ada orang yang ingin dikritik terus-menerus. Jika Anda merasa ada perilaku dari pasangan yang perlu diubah, katakan padanya dengan baik-baik dan sopan tanpa harus melontarkan kritikan pedas.
5. Anda Berubah
Tidak menutup kemungkinan jika setiap orang berubah seiring berjalannya waktu. Namun, merupakan suatu bencana tersendiri jika pasangan menganggap Anda berubah dan tidak sama seperti dulu. Misalnya, dulu Anda merupakan wanita yang atraktif, menarik, pengertian dan menerima pria tersebut apa adanya. Namun sekarang Anda menjadi wanita yang murung, penuh dengan sikap negatif, dan terkadang tidak perhatian lagi terhadap pasangan. Hal tersebut tentu saja dapat membuat pria berpikir untuk mengakhiri hubungan percintaannya dengan Anda.
6. Tidak Suka dengan Teman-temannya
Jika Anda kurang menyukai teman-temannya, jangan tunjukkan sikap tersebut di depan pria anda. Teman-temannya kemungkinan telah mengenal si dia jauh sebelum Anda mengenalnya. Jika Anda berusaha menghancurkan hubungan mereka, tidak menutup kemungkinan Anda yang akan ditinggalkan oleh pasangan. Jangan buru-buru nyatakan perasaan cemburu, bicaralah baik-baik padanya dan katakan apa yang Anda rasakan dan inginkan darinya. Komunikasi adalah salah satu jalan untuk menjaga hubungan anda tetap baik.

3 Kunci (Paling) Rahasia Jadi Romantis


Apakah Anda merasa diri kurang romantis? Atau dianggap kurang romantis?
Tidak usah bersedih karena romantisme bukanlah sesuatu yang alamiah ada dalam diri manusia. Sama seperti akting, bernyanyi, atau menari, romantisme merupakan seni teatrikal yang perlu dipelajari dan dilatih agar bisa dipertunjukkan dengan memuaskan. Jadi seseorang yang dianggap tidak romantis itu bukan karena dia tidak peduli, tidak sayang, ataupun berkepribadian dingin. Melainkan cuma orang yang tidak tahu caranya untuk bermain dalam teater romantis.
Berikut ini saya share tiga prinsip penting dalam menampilkan keromantisan.
Bersedia dangkal dan norak. Ada banyak hal yang memiliki nilai romantis secara intrinsik alias memang sudah dari sananya memang dianggap romantis. Misal: sesuatu yang mungil, lucu, atau manis (boneka, coklat, bunga, cupcake, perhiasan, panggilan mesra, pita-pita, apapun yang berbentuk hati), efek suasana dan cahaya (makan malam berdua, nyala lilin, sunset atau sunrise, musik di latar belakang), prakarya pribadi (lukisan, surat tulisan tangan, kompilasi foto, puisi, ungkapan sayang, bernyanyi). Jika Anda ingin romantis, Anda harus bersedia ikutan dangkal dan norak seperti milyaran orang lainnya di dunia memainkan hal-hal di atas. Jangan sombong atau malas, karena kualitas hubungan Anda juga dipengaruhi hal-hal kecil tersebut.
Sungguh Anda tidak perlu berpikir keras ingin tampil beda karena romantisme hanya mempedulikan ada atau tidaknya usaha. Dalam pertunjukan romantisme, keunikan atau perbedaan tidak begitu dipandang sebagai nilai tambah. Jangan sok beda dengan menciptakan standar romantis Anda sendiri, bisa-bisa itu malah jadi tidak romantis di mata pasangan dan pasangan pun malu menceritakan pada teman-temannya. Romantisme itu sudah ada standarnya, so ya tinggal memainkan template-template yang ada. Ayo mainkan, bro sis, mainkan.. jangan sok anti mainstream. Romantisme itu (mengikuti) aliran, bukannya perjuangan!
Menciptakan dunia sendiri. Apa hal yang sering dikomentari ketika melihat pasangan yang romantis? Biasanya orang akan dibilang, “Gile, dunia serasa milik berdua!” Nah prinsip itulah rahasia kedua untuk menghadirkan keromantisan. Pasangan Anda perlu untuk sementara waktu merasa jadi fokus lengket pada Anda sehingga dia merasa terpecah, terpisah, terasingkan dari hal-hal lain di sekitarnya. Berbagai kedangkalan dan kenorakan di poin sebelumnya adalah cara yang paling mudah, karena dia langsung merasa jadi pusat perhatian tidak memusingkan hal lain saat bersama Anda.
Selain hal-hal intrinsik itu, ada juga cara-cara lain yang romantis secara ekstrinsik. Misalnya: memberi waktu, kepedulian, hadiah, kehangatan, pujian, dukungan, kemanjaan, bersuapan, kehadiran, candaan pribadi, menggendong, public display of affection, dsb. Hal-hal tersebut sebenarnya biasa saja, tidak spesial sama sekali. Tapi mereka jadi bernilai romantis spesial jika dilakukan oleh seseorang yang disayangi. So luangkan waktu untuk menyirami perlakuan-perlakuan yang-sebenarnya-biasa-saja itu pada pasangan Anda, apalagi di saat dia tidak menduganya. Walau ada ramai puluhan pasangan melakukan hal yang persis sama di sebelahnya, dia tetap tersentuh seolah dunia hanya ada kalian berdua saja. Ironis, tapi romantis.. hahahaha!
Tidak sepanjang waktu. Ini kunci terakhir yang membuat romantisme ada nilainya, yaitu Anda tidak boleh selalu perhatian, peduli, hangat, memanjakan, atau melakukan semua hal-hal yang sudah tersebut di atas pada pasangan. Jangankan selalu-romantis, sering-romantis pun tidak boleh. Pertunjukan romantis harus dilakukan sejarang mungkin agar terjaga kesakralan dan artinya. Jika selama ini Anda dan pasangan terbiasa selalu bersikap seolah dunia milik berdua, alias berduaan terus, ya wajar tinggal tunggu waktu dia komplen Anda tidak romantis (padahal Anda sudah romantis sepanjang waktu!). Menu sespesial semahal seelit seeksklusif apapun, jika disajikan setiap hari, jadi hilang spesialnya.
Jadi ada tiga hal yang perlu Anda lakukan berdasarkan prinsip ketiga ini. Pertama, jika selama ini Anda terbiasa selalu manis pada pasangan, hentikan sekarang juga! Kedua, jika Anda selama ini memang (dituduh) tidak manis romantis, saatnya mulai merencanakan hal-hal yang saya jelaskan di poin satu dan dua. Ketiga, atur agar drama romantisme itu terjadi di saat-saat yang tidak dia duga. Aksi romantis sesederhana sekecil senorak sebiasa apapun, jika disajikan tanpa terduga, jadi spesial rasanya.
Saat dilakukan, durasi romantisme juga tidak boleh terlalu mewah panjang lebar. Lakukan kecil saja, seolah tiba-tiba dia diculik melarikan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari untuk menikmati sesuatu yang manis dari Anda, lalu dia mesti kembali ke dunia nyata yang dingin dan membosankan. Itulah seni teatrikal romantisme, persis seperti Anda sesekali pergi ke bioskop untuk menikmati pertunjukan yang megah terpisah dari dunia nyata. Bukan perilakunya yang unik spesial, tapi karena Anda-nya adalah orang yang spesial jadi apapun yang Anda lakukan jadi terasa spesial olehnya.

Cowok Itu Simpel Dan Gak Ribet


Yang namanya cowok itu simpel, ga perlu ribet- ribet musti inilah itulah, trus juga mereka kalo ngambek ga musti neko neko palingan kalau ngambek si cowok pun langsung terus terang dan ga musti nyimpen perasaan nya yang terlalu lama, termasuk cowok itu juga ga kaya cewek yang kalau di tanya ada masalah apa pasti kalau cewek bakal langsung jawab "Engga ada apa-apa, lupakan saja" Artinya : si cewek mau, kamu mencari kesalahan kamu.
Nah mari kita bahas apa yang menjadi keinginan pria terhadap pasangan nya :
  1. Sebenarnya pria tak mencari wanita yang cantik, yang dicari adalah wanita yang enak dilihat dan mempesona. (Untuk itu, ia selalu meminta Anda berdandan. Bukan karena ia mata keranjang, tetapi mereka ingin Anda terlihat mempesona)
  2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang rapuh)
  3. Detik ini ia menyukai Anda, beberapa detik kemudian, ia lupa dan malah asyik bersama teman-temannya. (Hal ini wajar, tetapi bukan berarti Anda tak pernah ada di hatinya)
  4. Jika ia mengatakan “Ya, memang aku nggak ngerti kamu,” itu artinya pemikiran dia dan Anda berbeda. (Bukan berarti tak bisa bersatu, tetapi coba untuk saling memahami satu sama lain)
  5. Dalam sehari, ia akan sibuk bermain dan menjalani aktivitasnya bersama teman-temannya. Tetapi percayalah, saat ia bersiap untuk tidur, Anda selalu terbersit di dalam benaknya. (Dan percayalah, mereka suka senyum-senyum sendiri saat membayangkan betapa cantiknya Anda hari ini)
  6. “Kamu lagi ngapain?” atau “Sudah makan belum?” adalah kalimat yang paling sering diucapkan pria saat di telepon. (Mereka memang bukan makhluk yang pandai berbasa-basi, tetapi mereka sungguh ingin tahu semua hal detail soal Anda)
  7. Jika seorang pria benar-benar mencintai Anda, ia akan menerima Anda apa adanya. Tak peduli Anda gemuk, hitam atau berjerawat. (Mereka mungkin akan memberi saran pada Anda untuk diet saat Anda merasa gemuk, tetapi mereka tulus mencintai Anda)
  8. Pria sangat tergila-gila saat melihat senyuman Anda. (Untuk itu jangan memelihara cemberut di wajah Anda, tersenyum dan buatlah ia semakin terpesona)
  9. Pria akan melakukan apa saja untuk meraih perhatian Anda. (Termasuk memamerkan kisahnya dengan sang mantan, walau terkadang hal ini tak perlu diceritakannya pada Anda)
  10. Pria tak suka jika Anda bercerita soal mantannya. (Walau kadang ia suka pamer soal mantannya kepada Anda, tapi ia sangat cemburu jika ia mendengar cerita soal mantan Anda)
Nah jadi para wanita yang merasa tidak diperhatikan oleh pasangan nya, buang jauh- jauh pikiran itu. Pria tidak menuntun terlalu banyak asal mereka nyaman dan enjoy dalam menjalani hubungan dengan anda para ladies.

3 Perbedaan Gombal Dan Romantis


“Gue lagi mau romantis, tapi kok diledekin gombal? Gimana ngebedainnya sih?”
Itu adalah salah satu pertanyaan dari segudang pertanyaan serupa yang saya terima di Twitter setelah publikasi artikel beberapa hari yang lalu. keromantisan adalah sebuah seni pertunjukan yang bisa dipelajari dan dimaksimalkan, itu sudah dijelaskan dalam 3 Kunci (Paling) Rahasia Jadi Romantis, jadi silakan baca dulu artikel itu sebelum membaca ini. Namun sayang sekali, banyak pasangan yang masih jaim, enggan bersikap keromantisan dengan alasan takut dianggap gombal.
Jadi berikut adalah tiga buah perbedaan antara kegombalan dan keromantisan.
Pelakunya. Sungguh sama sekali tidak ada perbedaan antara sikap gombal dan sikap romantis. Mereka sama persis, perbedaan hanya ada pada siapa pribadi yang melakukannya. Jika Anda tidak atau belum disukai, maka sikap baik dan manis yang Anda berikan akan dianggap sebagai kegombalan; jika Anda sudah disukai, maka sikap baik dan manis yang Anda berikan akan dianggap sebagai keromantisan. Perlakuan yang sama, jika dilakukan oleh orang yang berbeda, akan memberi efek yang berbeda.
Coba saja cek pengalaman sendiri. Anda pasti pernah mendapat pujian yang berlebihan dari seorang penggemar yang bukan selera Anda. Masih ingat bagaimana rasanya ketika hal itu terjadi? Mungkin Anda males, terganggu, kesal, atau malah jijik. Tapi coba ingat ketika pujian yang serupa disampaikan oleh seseorang yang diam-diam Anda sukai. Rasanya pasti romantis mendebarkan. Lalu ingat juga saat pujian serupa diberikan oleh pasangan yang Anda cintai. Efeknya jauh lebih indah romantis lagi, ‘kan? Jadi jelas sekarang, romantisme itu bukan tentang apa yang dilakukan, tapi tentang siapa yang melakukan.
Motivasinya. Gombal bermotif untuk mendapatkan, romantis bermotif untuk merayakan. Itu sebabnya orang sering komentar, “Halah gombal banget!” ketika membicarakan ucapan manis dari seseorang yang sedang PDKT. Sementara jika sedang bergosip tentang pasangan yang berucap manis, biasanya orang serentak berkomentar, “Aaaaaw, cooocweeet!” Perilakunya sama, motivasinya beda, alhasil rasa dan persepsi orang pun jadi beda.
Kok motivasi bisa mempengaruhi rasa dari sebuah perilaku? Coba saya analogikan seperti ini: gombal adalah berbuat baik supaya diberkati dan romantis adalah berbuat baik sebagai ucapan syukur. Nah, sekarang Anda jadi bisa melihat jelas ‘kan bahwa kegombalan itu lebih terasa ada maunya dibandingkan keromantisan. Berdasarkan alasan ini juga, pasangan yang berbuat baik pun kadang bisa terasa gombal jika Anda merasa sikap manisnya itu dilakukan karena sedang ada maunya.
Durasinya. Karena gombal itu ada maunya, perilaku baik/manis biasanya terjadi berkelanjutan sepanjang waktu dan norak bertubi-tubi sampai si pelaku berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Sementara durasi romantis itu sederhana dan singkat saja, karena berfungsi sebagai a sweet reminder saja. Jika Anda memberikan romantisme terus-menerus, biasanya pasangan jadi bingung dan berpikir jangan-jangan ada alasan atau motivasi yang disembunyikan; alhasil, Anda dicurigai selingkuh, berusaha minta maaf untuk sebuah kesalahan besar yang belum diungkapkan, dsb.
Di awal-awal pacaran, normalnya pasangan akan saling beromantis manis ria sepanjang waktu. Makanya kadang Anda dan pasangan sering meledek satu sama lain, “Gombal banget sih kamu!” sambil tertawa menikmatinya. Seiring pendewasaan hubungan, sikap-sikap manis itu berkurang kadarnya secara alamiah. Dan jika Anda dan pasangan sudah membaca poin ketiga di artikel yang lalu, tugas kalian adalah kembali melakukan pertunjukan manis itu sesekali saja, terpercik mungil di sana-sini pada saat-saat yang tidak terduga. Maka apa yang dahulu dianggap sebagai kegombalan akan secara ajaib dianggap sebagai keromantisan. Durasi mempengaruhi persepsi, timing mempengaruhi feeling.
Ketiga rahasia di atas tidak pernah saya bagikan di manapun, termasuk dalam pelatihan eksklusif HitmanSystem.com. Ini benar-benar untuk pertama kalinya manusia bumi mendapatkan pencerahan tentang apa beda gombal dan romantis. Jadi pergunakan pengetahuan yang berharga ini untuk memperbaiki dan mewarnai hubungan cinta Anda.
Selamat eksis dalam dunia romantis!

Kekasih Yang Curigaan?? Ini 5 Cara Menghadapinya


Seringkali mengecek ke mana Anda pergi dan dengan siapa Anda pergi adalah sebuah wujud kecurigaan yang menyebalkan. Terutama jika kemudian ia semakin menunjukkan keposesifannya dan melarang Anda ini itu.
Pada akhirnya, sikap tersebut akan membuat hubungan jadi rapuh dan sebentar-sebentar bertengkar karena alasan sepele. Menghadapi hal ini, sebenarnya Anda tak perlu khawatir.
Wanita selalu punya cara menghadapi pasangan yang insecure dan doyan curigaan. Beginilah yang harus Anda lakukan:
  • Introspeksi diri
    Iya benar. Anda harus mengalah dan mengintrospeksi diri sendiri. Apa sih yang sebenarnya membuat kekasih Anda jadi super posesif dan curigaan seperti itu.
    Seringkali memang ulah kita sendiri yang memancing sisi posesifnya. Misalnya seperti masih berhubungan dengan mantan, bersikap terlalu akrab dengan teman pria lainnya, kurang perhatian dan cuek terhadap pasangan.
    Nah, hal-hal seperti itu memang dapat menimbulkan rasa insecure yang berujung dengan kecurigaan setiap kali Anda melakukan sesuatu.
  • Memutuskan hubungan dengan mantan
    Hentikan hubungan Anda dengan mantan. Atau kalau perlu batasi semua komunikasi Anda dengannya. Hal ini akan membuat si dia sedikit lebih lega, karena tak ada kemungkinan mantan akan kembali dekat dengan Anda.
    Sekalipun Anda tak merasa bahwa mantan itu spesial, tetapi Anda tak akan bisa menghilangkan rasa khawatir dan curiga kekasih. Untuk menyelamatkan hubungan Anda, lebih baik pilih kehilangan kontak dengan mantan saja.
  • Komunikasikan dengannya
    Pastikan Anda berkomunikasi dengan efektif. Bicarakan soal sisi posesif yang kadang mengganggu Anda. Dan tanyakan pula hal apa yang bisa dilakukan agar ia dapat mengurangi sisi posesif tersebut.
    Pria pada awalnya akan tertutup dan cenderung tidak mengaku bahwa ia sedang insecure. Namun, dengan kepiawaian Anda, ia dapat mengungkapkan seluruh isi hatinya kepada Anda sehingga Anda bisa mengembalikan kepercayaannya lagi.
  • Berikan pujian
    Wanita doyan dipuji, demikian juga dengan pria. Saat ia merasa sedang di titik terendah dan kehilangan percaya diri, pria kerapkali menjadi insecure. Untuk itu, kembalikan kepercayaan dirinya dengan sesekali menimpalinya pujian.
    Gandeng dan buat ia menjadi pria yang bangga bisa memiliki Anda di depan semua orang.
  • Kenalkan pada teman-teman Anda
    Jangan hanya diam saja. Kenalkan dan seret dia masuk ke dalam lingkup sosial Anda. Hal ini akan membuatnya lebih tenang karena bisa mengenal siapa saja yang selama ini berteman dengan Anda.
    Selain itu, dengan masuk ke dalam lingkungan sosial, ia bisa memahami sebenarnya tak ada hal yang perlu dikhawatirkan lagi olehnya.

Template by:

Free Blog Templates